Ulasan Pasar Modal 22 September 2022
Indeks utama AS, Wall Street, menguat jelang pengumuman suku bunga Fed Funds Rate (FFR) hari ini. Investor menunggu isyarat tentang panjang dan kedalaman pengetatan kebijakan lebih lanjut untuk menjinakkan lonjakan inflasi.
▪︎ Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas, perkiraan pertumbuhan ekonomi Asia pada tahun 2022 dan tahun 2023. Hal ini seiring dengan ketidakpastian yang terjadi baik di dunia global maupun di lingkup Asia. Pertumbuhan ekonomi Asia pada tahun 2022 hanya 4,3% atau jauh lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang mencapai 5,2%.
▪︎ 12 hingga 18 bulan ke depan akan menjadi “Masa yang Sangat Sulit” bagi bank-bank Afrika karena inflasi yang meluas, devaluasi mata uang, dan kenaikan suku bunga melanda kawasan itu. Ekonomi Afrika telah berjuang selama setahun terakhir dalam menghadapi kekuatan eksternal termasuk perang Rusia di Ukraina.
▪︎ Pemerintah di Eropa telah mengalokasikan hampir 500 miliar euro pada tahun lalu untuk melindungi warga dan perusahaan dari melonjaknya harga gas dan listrik, dan di khawatirkan akan terus berlanjut krisis energi di Eropa.
==========
MAKRO
▪︎ Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memaparkan, dari rencana penyertaan modal negara (PMN) yang sebelumnya sebesar Rp 67,82 triliun, yang disetujui baru sebesar Rp 41,31 triliun yang akan dialokasikan ke PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp 28,9 triliun, PLN sebesar Rp 10 triliun, Defend ID Rp 1,75 triliun, dan Airnav Rp 0,66 triliun.
▪︎ Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memastikan tidak ada penghapusan kebijakan Domestic Market Oblibation (DMO) sawit yang mengharuskan pelaku usaha memasok 300.000 ton minyak sawit mentah ke dalam negeri.
▪︎ Kementerian Perindustrian mencatat 15,3 juta kompor induksi atau kompor listrik akan disuplai oleh industri dalam negeri hingga 2025. Produksi dikebut mulai 2023. Pemerintah berniat menyetop impor LPG pada tahun 2030.
▪︎ Harga mayoritas obligasi pemerintah atau Surat Berharga Negara (SBN) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (21/9/2022), jelang pengumuman kebijakan moneter terbaru bank sentral Amerika Serikat (AS) dan Bank Indonesia (BI).
==========
<h3
▪︎ PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berupaya untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan melalui penyaluran Beasiswa Bakti BCA. Program ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan (CSR) melalui payung Bakti BCA yang akan disalurkan kepada mahasiswa berprestasi di 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia dengan alokasi dana Rp 5,9 miliar
▪︎ PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) optimistis prospek bisnis di tahun fiskal 2022 alias periode April 2022 – Maret 2023 berpotensi lebih baik dibanding periode sama tahun sebelumnya. Angka proyeksi penjualan HEXA di tahun fiskal 2022 lebih besar 14,8% dibanding realisasi penjualan tahun fiskal 2021
▪︎ Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bakal kembali melelang sejumlah proyek jalan tol. Mengutip laman resmi BPJT, terdapat setidaknya 6 proyek jalan tol yang saat ini sedang dalam proses tender per 22 Agustus 2022. Diantara 6 ruas tol itu, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) pun turut mengikuti tender tiga ruas tol.
▪︎ PT XL Axiata Tbk terus mengembangkan solusi internet of things (IoT) untuk mendukung digitalisasi bisnis kecil menengah yang dikembangkan oleh masyarakat, salah satunya Mushtech. Ide yang mendasari pembangunan IoT ini datang dari program inkubasi Akademi Madrasah Digital (AMD) yang diprakarsai XL Axiata dan Kementerian Agama (Kemenag) RI.
=========
IHSG
▪︎ Kemarin merupakan hari ketiga perdagangan bursa dengan pelaku market yang masih ragu, tekanan jual dan tekanan beli hampir sama kuatnya, indikasi sideways masih akan terus berlanjut
▪︎ Terlihat jelas level 7170 menjadi support yang mempengaruhi pergerakan harga selama empat hari terakhir perdagangan bursa
▪︎ Resist terdekat di level 7257, dan support terdekat di level 7046
==========
STOCKPICK
UNVR, Target 5050, SL 4590
• Penjualan bersih Unilever Indonesia (UNVR) tercatat mencapai Rp21,46 triliun, naik 6,37 persen secara yoy dibandingkan dengan Rp20,17 triliun pada semester I/2022
• Breakout dari resist trendline sejak pertengahan Juni 2022
• Money inflow akumulasi lima hari perdagangan bursa sebesar Rp 223 miliar, diantaranya ada akumulasi Asing Net Buy sebesar Rp 175.98 miliar
SAME, Sell, target koreksi 318
• Secara teknikal, pergerakan harga sudah membentuk new lower low yang kecenderungan nya akan melanjutkan koreksinya lebih dalam lagi
• Money inflow distribusi lima hari perdagangan bursa sebesar -Rp 56.23 miliar
TPIA, add lot sizing
• Sejak rekomendasi Buy pada tanggal 09 September 2022, pergerakan harga kemarin membentuk bullish candlestick, berpeluang untuk melanjutkan penguatan nya karena breakout dari sideways sejak 14 September 2022
• Money inflow akumulasi lima hari perdagangan bursa sebesar Rp 85.42 miliar, diantaranya ada akumulasi Asing Net Buy sebesar Rp 65.25 miliar
DMMX, add lot sizing
• PT Dektos Digital Corbuzier (Corbuzier), perusahaan besutan Deddy Corbuzier yang juga merupakan anak usaha PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) berkolaborasi dengan V2 Indonesia, anak usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), untuk menghadirkan ekosistem podcast digital dan hiburan pertama yang menggunakan teknologi XR di Indonesia
• Sejak rekomendasi Buy pada 16 September 2022, pergerakan harga kemarin telah breakout pada resist trendline minor
• Money inflow lima hari terakhir perdagangan bursa relatif sedikit, yaitu Rp 13.15 miliar
==========
Sumber : Bloomberg, Investing, CNBC Indonesia, InvestorID, Kontan, EmitenNews, Tradingview, Kurikulum Saham Indonesia
==========
Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.
Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini :
Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 21 September 2022 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 21 September 2022
Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :

Recent Comments