Ulasan Pasar Modal 30 Desember 2022

Ulasan Pasar

• WALL STREET melonjak pada hari Kamis menjelang hari perdagangan terakhir tahun 2022.

Dow Jones Industrial Average naik 345,09 poin atau 1,05% menjadi 33.220,80, memulihkan hampir semua penurunannya dari sesi sebelumnya. S&P 500 naik 1,75% menjadi ditutup pada 3.849,28 dan Nasdaq Composite naik 2,59% menjadi 10.478,09.

• BURSA EROPA ditutup lebih tinggi dengan dengan Indeks Stoxx 600 naik 0,7% dipimpin oleh kenaikan saham teknologi yang menguat 2%

• BURSA ASIA Mayoritas indeks saham di Asia ditutup turun tipis pada hari Kamis dipicu oleh kekhawatiran bahwa gelombang penularan virus Covid-19 di China akan semakin menyeret perekonomian dunia.

• IHSG bangkit dan ditutup menguat pada Kamis setelah dibuka dan bergerak melemah pada awal perdagangan. Aksi window dressing mulai mewarnai perdagangan menjelang akhir tahun.

IHSG ditutup menguat 9,56 poin atau 1,05% ke 6.860,08 setelah diperdagangkan pada rentang 6.786,98-6.879,59.

Penguatan IHSG ditopang sektor teknologi, kesehatan dan perindustrian yang naik paling tinggi. Investor asing mencatat net sell Rp1,7 triliun dengen penjulan terbesar terbesar pada saham PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) Rp795,33 miliar.

==========

Komoditas

• MINYAK MENTAH Harga minyak memangkas kerugian setelah jatuh lebih dari $2 di awal sesi, karena melemahnya dolar sebagian mengimbangi kekhawatiran permintaan akibat melonjaknya kasus Covid di China.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun $1,13, atau 1,43%, menjadi $77,83 per barel, setelah mencapai sesi terendah $76,79.

Harga minyak mentah Brent berjangka untuk Februari turun $1,08, atau 1,3%, menjadi $82,18 per barel.

 

• EMAS Harga emas menguat US$10,2 pada perdagangan Kamis. Berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya. Didorong oleh pelemahan dolar AS setelah optimisme awal atas pembukaan kembali Tiongkok gagal dan pasar mempertimbangkan data klaim pengangguran AS.

 

• TEMBAGA Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memperkirakan, industri tembaga belum siap menjalani kebijakan larangan ekspor konsentrat tahun depan.

Kapasitas industri pemurnian dan pengolahan di dalam negeri dianggap masih belum mampu menyerap produksi konsentrat tembaga di dalam negeri seluruhnya karena saat ini baru ada 1 perusahaan yang mampu mengolah konsentrat tembaga di dalam negeri, yakni PT Smelting Gresik yang memiliki kapasitas input 1 juta ton per tahun dengan rencana pengembangan kapasitas input tambahan sebesar 300.000 ton per tahun

 

• CPO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengeluarkan surat edaran baru yang menyebutkan pencampuran Bahan Bakar Nabati jenis biodiesel dengan%tase sebesar 35% (B35) ke dalam Bahan Bakar Minyak jenis Solar mulai berlaku pada 1 Februari 2023.

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Kamis, kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Januari 2023 meningkat 9 Ringgit Malaysia menjadi 4.078 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak pengiriman Februari 2023 naik 5 Ringgit Malaysia menjadi 4.083 Ringgit Malaysia per ton.

 

• GAS ALAM Gas Alam AS diperdagangkan di bawah$4.5/MMBtu, level terendah dalam lebih dari sembilan bulan. Sementara itu, Gas Alam Eropa mencapai level sebelum invasi Rusia ke Ukraina.

 

==========

Sumber : Bloomberg, Investing, CNBC Indonesia, InvestorID, Kontan, Bisnis Indonesia, EmitenNews, Tradingview
==========

Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.

 

 

Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini : 

Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 29 Desember 2022 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 29 Desember 2022

Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :