Ulasan Pasar Modal 16 Oktober 2023

ULASAN PASAR DUNIA

• WALL STREET Indeks-indeks Wall Street mayoritas melemah pada Jumat (13/10/2023) tertekan oleh lonjakan harga minyak dan meningkatnya ekspektasi inflasi.

S&P 500 turun 0,50%, berakhir pada 4.327,78. Sedangkan Nasdaq Composite yang sarat teknologi kehilangan 1,23%, mendarat di 13.407,23. Sementara itu, Dow Jones naik 39,15 poin (0,12%) menjadi ditutup pada 33,670.29.

• BURSA EROPA Pasar saham Eropa ditutup lebih rendah karena terpengaruh oleh ketidakpastian sentimen global.

• BURSA ASIA Pasar Asia-Pasifik mengalami kenaikan secara keseluruhan, dan saham-saham Korea Selatan memimpin kenaikan tersebut.

==========

KOMODITAS

• MINYAK MENTAH Harga minyak melonjak hampir 6%, dengan Brent membukukan kenaikan mingguan tertinggi sejak Februari, karena para investor memperhitungkan kemungkinan bahwa konflik di Timur Tengah dapat meluas ketika Israel memulai serangan darat di Jalur Gaza.

Minyak mentah berjangka Brent naik $4,89, atau 5,7%, menjadi $90,89 per barel. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) naik $4,78, atau 5,8%, menjadi $87,69 per barel.

• EMAS Harga emas naik kembali ke level $1.900, setelah krisis terbaru di Timur Tengah menyebabkan lompatan besar pada hari Jumat yang memuncaki minggu yang penuh dengan perubahan harga yang luar biasa pada logam mulia ini.

Kontrak emas berjangka teraktif di Comex New York, Desember, menetap di $1.941,50 per ounce, naik $58,50, atau 3,1%, pada hari itu. Untuk minggu ini, emas berjangka menunjukkan kenaikan 5,2%, kenaikan terbesar dalam satu minggu sejak Maret.

Sedangkan untuk Harga emas spot, berada di $1,928.42 naik $59.55, atau 3.2%. Jumat lalu, harga spot, yang mencerminkan perdagangan emas batangan secara real-time, mencapai level terendah intraday di $1.810,10 – kurang dari $10 di atas wilayah $1.700.

• BATU BARA Harga batu bara lagi-lagi membara pada ditopang lonjakan harga komoditas energi, yaitu minyak dan gas. Ditambah lagi, impor batu bara China meningkat pada September.

Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Oktober 2023 naik $1,20 menjadi $143,85 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 terkerek $1,25 menjadi $150,75 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 meningkat $0,80 menjadi $153,80 per ton.

• CPO Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lanjut naik ditopang ramainya sentimen positif, mulai dari kenaikan harga minyak kedelai, menguatnya permintaan China, lonjakan harga minyak mentah, dan pelemahan Ringgit Malaysia.

Kontrak berjangka CPO untuk Oktober 2023 menguat 62 Ringgit Malaysia per ton menjadi 3.680 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO November 2023 naik 100 Ringgit Malaysia menjadi 3.714 Ringgit Malaysia per ton.

==========

Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.

Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini : 

Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 13 Oktober 2023 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 13 Oktober 2023

Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :