Ulasan Pasar Modal 02 Januari 2023

Ulasan Pasar

• WALL STREET ditutup melemah pada perdagangan terakhir tahun 2022 dan mencatatkan penurunan paling tajam sejak krisis 2008, ditekan oleh kenaikan suku bunga yang agresif untuk mengekang inflasi, kekhawatiran resesi, perang Rusia-Ukraina, dan meningkatnya kekhawatiran atas kasus COVID di China.

Dow Jones Industrial Average turun 73,55 poin alias 0,22% menjadi 33.147,25, sementara S&P 500 turun 0,25% ke level 3.839,50. Di sisi lain, Nasdaq Composite turun 11,61 poin, atau 0,11% menjadi 10.466,48.

Indeks acuan S&P 500 telah terpuruk 19,4% tahun ini, Nasdaq anjlok 33,10%, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average melemah 8,9%.

• BURSA EROPA juga mengakhiri 2022 sebagai tahun terburuk sejak 2018 dampak perang Rusia di Ukraina, inflasi tinggi dan pengetatan kebijakan moneter.

Indeks Stoxx 600 di bursa Eropa menutup hari perdagangan terakhir tahun 2022 turun 1,3%. CAC 40 Prancis ditutup turun 1,5% dan DAX Jerman melemah 1,1%. Adapun dua bursa ini mencatat kerugian tahunan masing-masing sebesar 9,5% dan 12,5% sepanjang tahun kemarin.

• BURSA ASIA-PASIFIK mayoritas berakhir di zona hijau, meski beberapa bursa terpantau terkoreksi. Sementara itu, hanya beberapa yang mencatatkan kinerja positif secara tahunan.

KOSPI menjadi yang paling parah koreksinya pada tahun 2022, di mana KOSPI sepanjang tahun 2022 ambruk 24,89%, disusul oleh bursa Taiwan (-22,69%), Shanghai Composite (-15,07%) dan Hang Seng (14,58%).

• IHSG menutup tahun 2022 dengan melemah tipis 0,14% ke 6.850,62. Sepanjang 2022, IHSG tumbuh 269,14 poin (4,09%) ke level 6.850,6, menjadikannya peringkat kedua terbaik di Asia Pasifik setelah India.

Pergerakan IHSG tahun 2022 berada dalam rentang 6.768,3 yang menjadi level terendah sepanjang tahun ini. Sedangkan level tertinggi pada level 7.318 pada 13 September 2022.

Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) tercatat sebagai saham energi yang harganya naik paling tinggi tahun ini mencapai 1.595%. Kemudian, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sebesar 677,7%. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT RMK Energy Tbk (RMKE) juga membara. Harga saham RAJA melesat 474,1% dan RMKE melejit 323,4% per 30 Desember 2022.

==========

Komoditas

• MINYAK MENTAH Harga minyak mentah dunia berdinamika pada 2022. Sempat memecahkan rekor tertinggi di awal tahun, jatuh juga jelang akhir 2022.

Harga minyak mentah dunia terus menunjukkan tren penurunan. Harga minyak mentah Brent pada perdagangan bertengger di level $85,91 per barel. Sementara, WTI dibanderol $80,26 per barel, menurun dibandingkan puncak tertingginya pada 8 Maret 2022 yang tercatat sebesar $127,98 per barel.

• EMAS Harga emas sedikit menguat di akhir perdagangan Jumat, memperpanjang keuntungan dalam dua hari berturut-turut karena dolar AS melemah.

Secara tahunan turun untuk tahun kedua berturut-turut karena kenaikan suku bunga yang agresif dari Federal Reserve memicu reli dolar yang menentang peran logam mulia sebagai tempat yang aman untuk memarkir aset.

Prospek komoditas logam mulia termasuk emas diramal cerah di tahun 2023. Kekhawatiran atas resesi global akan menyetir harga jenis komoditas satu ini.

Analis Komoditas dan Founder Traderindo.com Wahyu Laksono mencermati harga emas sepanjang tahun 2022 telah tertekan kuatnya tren dolar AS, sejak The Fed menaikkan suku bunga. Namun, prospek harga emas mulai menarik saat Bank Sentral AS mengurangi sikap Hawkish.

• BATU BARA Sepanjang tahun 2022, harga batu bara terpantau melonjak naik drastis sebesar 155% dibandingkan harga di awal tahun. Harga rata-rata batu bara pada tahun ini adalah sebesar $310 per ton, dengan harga terendah menyentuh level $157,5 per ton dan harga tertinggi mencapai level $457,80 per ton.

Dalam sepekan harga batu bara masih melemah 0,29% sementara dalam sebulan masih melonjak 7,8%. Harga pasir hitam terbang 105,6% setahun.

• CPO Harga minyak sawit mentah pada 2023 ini
diperkirakan tidak akan setinggi tahun lalu. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memproyeksikan, harga CPO di tahun ini akan jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata harga CPO sepanjang 2022 yang mencapai $1.175 per ton.

Prospek pertumbuhan permintaan minyak sawit ditopang oleh keputusan Pemerintah Indonesia pada Desember 2022 lalu yang akan meningkatkan porsi bahan bakar berbasis CPO untuk produk solar.

Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso, mulai hari ini pemerintah akan memangkas jumlah yang dapat diekspor produsen menjadi enam kali dari pemenuhan kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation.

==========

Sumber : Bloomberg, Investing, CNBC Indonesia, InvestorID, Kontan, Bisnis Indonesia, EmitenNews, Tradingview
==========

Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.

 

 

Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini : 

Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 30 Desember 2022 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 30 Desember 2022

Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :