Ulasan Pasar Modal 02 Oktober 2023

ULASAN PASAR MODAL

• WALL STREET Indeks-indeks Wall Street mayoritas turun pada Jumat tertekan potensi penutupan (shutdown) pemerintah Amerika Serikat (AS) dan mengakhiri bulan yang sulit bagi saham.

Dow Jones Industrial Average kehilangan 158,84 poin (0,47%) dan berakhir pada 33.507,50. Sedangkan S&P 500 turun 0,27% menjadi 4.288,05. Sementara itu, Nasdaq Composite diperdagangkan naik 0,14% menjadi 13.219,32.

• BURSA EROPA Saham-saham Eropa mengalami kenaikan pada hari Jumat, namun optimisme dalam sesi-sesi terakhir menutup bulan yang lemah dan kuartal terburuk dalam setahun.

• BURSA ASIA Pasar Asia-Pasifik sebagian besar naik di hari perdagangan terakhir minggu ini, dengan indeks Hang Seng Hong Kong memimpin kenaikan di wilayah ini dan naik lebih dari 2%.

==========

KOMODITAS

• MINYAK MENTAH Harga minyak lagi-lagi turun pada Jumat terbebani kekhawatiran makroekonomi global dan aksi ambil untung. Meski demikian, naik sekitar 30% pada kuartal ketiga karena pengurangan produksi OPEC+ menekan pasokan minyak mentah global.

Minyak mentah berjangka Brent bulan depan turun 7 sen menjadi US$95,31 per barel, naik sekitar 2,2% dalam seminggu dan 27% pada kuartal ketiga. Kontrak Brent Desember yang lebih likuid turun 90 sen menjadi US$ 92,20 per barel. Sedangkan Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 92 sen menjadi US$ 90,97. Meski demikian, WTI naik 1% dalam seminggu dan 29% di kuartal tersebut.

• CPO Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) mayoritas melemah pada perdagangan Jumat teritekan oleh banyak sentimen negatif.

Kontrak berjangka CPO untuk Oktober 2023 naik 11 Ringgit Malaysia per ton menjadi 3.689 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO November 2023 meningkat 1 Ringgit Malaysia menjadi 3.732 Ringgit Malaysia per ton.

• EMAS Harga emas kembali tergelincir pada Jumat, memperpanjang kerugian untuk lima hari berturut-turut. Dipicu membaiknya data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk Agustus dari perkiraan. Hal itu meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed mungkin mempertahankan suku bunga di pertemuan kebijakan November.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh US$ 12,50 (0,67%) menjadi ditutup pada US$ 1.866,10 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh tertinggi sesi di US$ 1.896,70 dan terendah di US$ 1.862,30.

• BATU BARA Harga batu bara mayoritas turun lagi pada Jumat akibat tertekan oleh sentimen pelemahan komoditas energi, yaitu minyak maupun gas.

Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka September 2023 naik US$ 0,35 menjadi US$ 160,10 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Oktober 2023 terkoreksi US$ 4,90 menjadi US$ 156,35 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 melorot US$ 4,05 menjadi US$ 159,95 per ton.

==========

Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.

Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini : 

Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 29 September 2023 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 29 September 2023

Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :