Ulasan Pasar Modal 15 September 2023

ULASAN PASAR DUNIA

• WALL STREET Indeks utama Wall Street menguat, Dow Jones Industrial Average melonjak hampir 1% karena para trader menyambut kebangkitan pasar IPO Wall Street dan sejumlah data ekonomi yang baik.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 331,58 poin, atau 0,96% ke level 34.907,11, S&P 500 naik 0,84%, ke level 4.505,10 dan Nasdaq Composite naik 0.81% ke level 13.926,05.

• BURSA EROPA Pada hari Kamis, bursa saham Eropa mengalami penutupan dengan nilai yang lebih tinggi karena investor di wilayah ini merespons keputusan Bank Sentral Eropa untuk kembali meningkatkan tingkat suku bunga.

• BURSA ASIA Mayoritas bursa Asia-Pasifik menguat meskipun tingkat inflasi di Amerika Serikat (AS) pada bulan Agustus lebih tinggi dari yang diperkirakan.

==========

KOMODITAS

• MINYAK MENTAH Harga minyak mencapai puncak tertinggi tahun 2023 pada Kamis. Kenaikan ini dipicu oleh ekspektasi pasokan yang semakin ketat, meskipun ada kekhawatiran seputar perlambatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan persediaan minyak mentah AS.

Minyak mentah Brent naik US$ 1,82 (1,98%) menjadi US$ 93,70. Setelah sempat menembus US$ 93,89 yang merupakan tertinggi sejak November 2022. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$ 1,64 (1,85%) menjadi US$ 90,16, ditutup di atas US$ 90 untuk pertama kalinya sejak November 2022.

• CPO Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) kembali mengalami kenaikan pada hari Kamis, melanjutkan tren penguatan selama dua hari berturut-turut. Kenaikan ini dipicu oleh naiknya harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBoT).

Berdasarkan data BMD pada penutupan Kamis,, kontrak berjangka CPO untuk September 2023 naik 25 Ringgit Malaysia per ton menjadi 3.660 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Oktober 2023 terkerek 25 Ringgit Malaysia menjadi 3.704 Ringgit Malaysia per ton.

• EMAS Harga emas merosot pada akhir perdagangan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange. Emas berjangka terkoreksi US$ 2,60 setara 0,13% ke level 1.932,50 dolar AS per ounce. Sebelumnya emas menyentuh level tertinggi di akhir perdagangan ke posisi US$ 1.938,40 dan posisi terendah US$ 1.927,20.

• BATUBARA Harga batu bara mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, setelah mencapai level tertinggi dalam empat bulan pada Rabu (13/9/2023). Penurunan ini beriringan dengan turunnya harga gas. Harga gas mengalami penurunan pada Kamis akibat lemahnya permintaan, yang membantu mengimbangi kekhawatiran terkait pemogokan di beberapa fasilitas gas alam cair (LNG) Australia. Hingga saat berita ini disiarkan, harga gas telah turun sebesar 3,7% menjadi 35,40 Euro per MWh.

Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka September 2023 turun US$ 2,10 menjadi US$ 160,15 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Oktober 2023 terkoreksi US$ 3,05 menjadi US$ 164,95 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 melemah US$ 1,90 menjadi US$ 168,05 per ton.

==========

Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.

Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini : 

Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 14 September 2023 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 14 September 2023

Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :