Ulasan Pasar Modal 21 Agustus 2023
ULASAN PASAR DUNIA
• WALL STREET Wall Street berakhir mixed pada Jumat dengan indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq berakhir di teritori negatif setelah imbal hasil obligasi AS kembali stabil setelah sempat mencapai level tertinggi dalam 16 tahun terakhir.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 25,83 poin, atau sekitar 0,08%, menjadi 34.500,66. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,65 poin menjadi 4.369,71. Indeks komposit Nasdaq melemah 26,16 poin, atau sekitar 0,20%, menjadi 13.290,78.
• BURSA EROPA Saham Eropa turun, mengikuti sentimen global di tengah kehati-hatian investor dalam menilai prospek kebijakan moneter serta kekhawatiran baru tentang sektor real estat China.
• BURSA ASIA Bursa Asia-Pasifik jatuh pada akhir pekan menyusul data inflasi Juli Jepang dan pukulan baru ke sektor real estat China.
==========
KOMODITAS
• MINYAK MENTAH Harga minyak akhirnya turun pada pekan ini setelah menguat dalam tujuh pekan berturut-turut. Kedua tolok ukur harga minyak mentah mengakhiri reli mingguan terpanjang di tahun 2023 karena meningkatnya kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan global.
Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak September 2023 di New York Mercantile Exchange turun 2,33% dalam sepekan.
Sedangkan harga minyak Brent kontrak Oktober 2023 di ICE Futures turun 2,31% pada periode yang sama.
• EMAS Harga emas kian merosot ke level terendah dalam lima bulan terakhir. Logam mulia terkikis narasi suku bunga tinggi Amerika Serikat (AS) akan bertahan dalam jangka waktu yang lama.
Harga emas spot hari Jumat turun menjadi $1.889,31 per ons troi dari harga sebelumnya di $1.889,43 per ons troi. Penurunan tipis harga emas di akhir pekan menjadi penurunan untuk minggu keempat berturut-turut.
• CPO Harga kontrak minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia
Derivatives pada perdagangan Jumat turun karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi Tiongkok.
Kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 menurun 52 ringgit Malaysia menjadi 3.871 ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman Desember 2023 berkurang 57 ringgit Malaysia menjadi 3.878 tinggit Malaysia per ton.
==========
Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.
Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini :
Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 18 Agustus 2023 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 18 Agustus 2023
Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :
Recent Comments