Ulasan Pasar Modal 28 Desember 2022
Ulasan Pasar
• WALL STREET ditutup beragam pada perdagangan Selasa, seiring imbal hasil obligasi AS naik dan investor menimbang prospek ekonomi pada 2023 setelah China melonggarkan pembatasan Covid.
Indeks Dow Jones menguat 37,63 poin atau 0,11% ke posisi 33.241,56. Indeks S&P 500 tergelincir 0,4% menjadi 3.829,25. Indeks Nasdaq terpangkas 1,38% menjadi 10.353,23.
• SAHAM EROPA berada di zona hijau saat kembali dari liburan, mendapat sentimen positif dari Asia. Sementara itu, Bursa Inggris masih libur dalam rangka memperingati hari Natal.
• BURSA ASIA mayoritas ditutup naik setelah China mengumumkan pelonggaran kebijakan Covid. Sentimen pasar relatif sepi di penghujung tahun.
• IHSG melonjak pada perdagangan Selasa, ditutup naik 1,28% atau 87,22 poin ke 6.923,03 dengan 10 dari 11 indeks sektoral menguat.
Investor asing mencatatkan net sell Rp284 miliar dengan penjualan terbesar pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp167,09 miliar.
• RUPIAH Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore ditutup melemah di tengah fokus pelaku pasar terhadap penurunan laju inflasi di AS.
Rupiah ditutup melemah 30 poin atau 0,19% ke posisi Rp15.663 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.633 per dolar AS.
==========
Komoditas
• MINYAK MENTAH Harga minyak melambat setelah naik ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir karena pelonggaran pembatasan Covid-19 terbaru di China mendorong harapan kenaikan permintaan bahan bakar. Kekhawatiran bahwa badai musim dingin di seluruh AS memengaruhi produksi energi juga mendukung harga minyak.
• EMAS Harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa. Memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut didorong oleh pelemahan dolar AS. Setelah Tiongkok mengatakan akan membatalkan aturan karantina Covid-19 untuk pelancong yang masuk, langkah besar dalam pembukaan kembali perbatasannya.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di Divisi Comex New York Exchange, bertambah $18,9 (1,05%) menjadi ditutup pada $1.823,1 per ons, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di $1.841,9 dan terendah di $1.808.
• BATUBARA Harga batu bara terus mendaki sepanjang 2022 ini. Kenaikan harga komoditas fosil itu terjadi karena beberapa faktor, mulai dari krisis energi di Eropa hingga tingginya permintaan dari India.
Melansir Trading Economics hari Selasa, pergerakan harga batu bara berfluktuasi namun trennya terus naik. Lihat saja, pada 3 Januari 2022, harga batu bara berada di level $157,5 per ton. Sedangkan pada 23 Desember 2022, harga emas hitam itu berada di level $401,1 per ton.
Artinya, harga batu bara naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan pada awal tahun ini.
• TEMBAGA Harga tembaga berjangka melonjak ke level $3,9 per pon, level tertinggi sejak 22 Juni, di tengah harapan pemulihan permintaan di China.
• CPO Harga minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia Exchange melesat tajam lebih dari 6% di sesi awal perdagangan Selasa, setelah ditutup pada perdagangan kemarin untuk memperingati Hari Natal.
==========
Sumber : Bloomberg, Investing, CNBC Indonesia, InvestorID, Kontan, Bisnis Indonesia, EmitenNews, Tradingview
==========
Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.
Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini :
Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 27 Desember 2022 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 27 Desember 2022
Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :
Recent Comments