Ulasan Pasar Modal 31 Oktober 2023

ULASAN PASAR DUNIA

• WALL STREET Indeks-indeks Wall Street rebound pada Senin (30/10/2023). banhkan, ketiga indeks utama Wall Street kompak naik di atas 1%. Traders memulai minggu penting yang diisi dengan keputusan suku bunga The Fed, laporan data pekerjaan Amerika Serikat (AS), dan pendapatan Apple.

Dow Jones Industrial Average meningkat 511,37 poin (1,58%) menjadi 32.928,96. Sedangkan S&P 500 melonjak 1,2% menjadi 4.166,82. Sementara itu Nasdaq Composite naik 1,16% menjadi 12.789,48.

• BURSA EROPA Pasar Eropa ditutup lebih tinggi meskipun ada volatilitas yang sedang berlangsung di Timur Tengah, dengan para investor memantau data ekonomi dari Jerman dan aksi pasar AS.

• BURSA ASIA Bursa Asia-Pasifik memulai minggu ini dengan bervariasi menjelang data ekonomi utama dari seluruh wilayah. Keputusan kebijakan moneter dari Jepang dan Malaysia, data inflasi dari Korea Selatan, dan angka pertumbuhan domestik bruto dari Taiwan dan Hong Kong menjadi sorotan utama regional minggu ini.

==========

KOMODITAS

• MINYAK MENTAH Harga minyak tergelincir lebih dari 3% karena meredanya kekhawatiran bahwa perang Israel-Hamas akan mengganggu pasokan dari wilayah tersebut, dan karena para investor menjadi lebih berhati-hati menjelang pertemuan Federal Reserve AS minggu ini.

Minyak mentah berjangka Brent menetap di $87,45 per barel, turun $3,03, atau 3,35%, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berakhir di $82,31 per barel, turun $3,23, atau 3,78%.

• EMAS Harga emas melayang di dekat level psikologis kunci $2.000 didukung oleh permintaan safe haven di tengah konflik Timur Tengah, sementara para pelaku pasar menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS minggu ini.

Emas spot turun 0,4% pada $1.998,47 per ons sedangka emas berjangka AS menetap 0,4% lebih tinggi pada $ 2,005.60.

• BATU BARA Harga batu bara turun tertekan oleh sentimen negatif dari China dan India. Ditambah lagi, melemahnya harga gas Eropa.

Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka November 2023 terpangkas $3,25 menjadi $131 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 jatuh $3,95 menjadi $134,30 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Januari 2024 ambles $3,75 menjadi $137,35 per ton.

• CPO Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) jatuh akibat terbebani dua sentimen, yaitu peningkatan produksi CPO di Malaysia dan melemahnya harga minyak mentah.

Kontrak berjangka CPO untuk November 2023 terkoreksi 50 Ringgit Malaysia menjadi 3.625 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2023 jatuh 35 Ringgit Malaysia menjadi 3.704 Ringgit Malaysia per ton.

==========

Disclaimer :
Perdagangan Beli Jual Saham adalah instrument investasi yang memiliki risiko kerugian.
Semua postingan di laman ini bertujuan utama untuk berbagi informasi seputar market dengan analisa untuk meminimalisirkan risiko.
Setiap keputusan transaksi beli jual ada di tangan Anda masing-masing.
Kami tidak bertanggung jawab atas keuntungan ataupun kerugian yang ditimbulkan atas transaksi beli jual yang Anda lakukan.

Anda perlu detail Ulasan Pasar dalam format PDF? Klik link di bawah ini : 

Untuk Kopi Pagi: Ulasan Pasar Modal 30 Oktober 2023 :
Kopi Pagi : Ulasan Pasar Modal 30 Oktober 2023

Follow our IG or click the link to see all of our upcoming events and the latest news on the stock market :