Pernahkah Sahabat Origin pusing terbelit hutang atau stres karena merasa sudah bekerja keras tetapi tak kunjung kaya? Tenang, Sahabat tidak sendirian. Banyak orang yang merasakan hal yang sama. Untungnya Allan M.Williams dan Peter R.Jeppson dalam bukunya “Money Mastery” memberikan 10 Prinsip Keuangan yang mengubah kehidupan keuangan Anda. Apa saja 10 prinsip keuangan itu?
10 Prinsip Keuangan Yang Akan Mengubah Keuangan Anda
- Pengeluaran Adalah Hal Yang Emosional
Uang lebih berbicara tentang emosi daripada matematika. Bila orang berpikir bahwa pengeluaran hanyalah masalah matematika, mungkin akan lebih banyak individu dan keluarga yang tidak akan mengonsumsi atau menggunakan uangnya lebih dari pemasukan yang dimiliki. Sehingga bisa jadi mereka sudah mendapatkan kekayaan yang lebih banyak dari saat ini.
Sahabat perlu memutuskan untuk mengendalikan uang secara sistematis. Bila tidak, Anda secara emosional akan menghabiskan uang tersebut. Ini sama dengan membuang masa depan dan peluang yang ditawarkannya.
- Lacak dan Kendalikan Uang Anda
Perusahaan diharuskan untuk melacak pengeluaran dan aset. Mengapa? Tentunya untuk menjaga arus kas bisnis tetap sehat. Bagaimana dengan Sahabat? Terkadang individu enggan untuk meluangkan waktu melacak dan mengendalikan pengeluaran pribadi. Di dalam buku “Money Mastery” disebutkan, orang yang melacak arus keuangannya menemukan bahwa mereka telah menyia-nyiakan setidaknya $312 tiap bulannya, loh. Padahal uang sebesar ini dapat digunakan untuk menabung atau membayar hutang.
Jadi, kunci menjadi kaya adalah menjadi orang yang bertanggung jawab atas penggunaan uang, Sahabat. Belanjakan uang sesuai rencana saja.
- Menabung Adalah Pengeluaran Yang Tertunda
Kekayaan dan keamanan bergantung pada bagaimana Sahabat menggunakan atau membelanjakan uang yang dimiliki. Dan bukan pada bagaimana Anda menabung atau berapa banyak uang yang dihasilkan. Bingung? Prinsip ini menunjukkan bahwa Sahabat harus “mengeluarkan” uang tiap bulannya untuk masa depan diri sendiri. Caranya bagaimana? Dengan membayar diri sendiri terlebih dahulu. Alan memberikan contoh, orang-orang yang membayar diri mereka sendiri terlebih dahulu menambahkan setidaknya $302.000 ke dalam tabungan pensiun mereka. Bahkan ada yang memberikan lebih.
4. Kurangi Hutang dan Tingkatkan “Keberuntungan” Atau Pendapatan
Banyak orang yang tidak tahu perbedaan antara hutang “baik” dan hutang “buruk”. Prinsip ini mengajarkan perbedaan antara keduanya dan bagaimana Sahabat bisa keluar dari hutang yang buruk sesegera mungkin. Dengan menerapkan prinsip kenali hutang “baik” dan hutang “buruk”, secara matematis Anda akan lebih mudah untuk benar-benar keluar dari hutang yang dimiliki.
Tapi sebelum dilanjut ke prinsip berikutnya, Origin jelaskan lagi ya perbedaan hutang “baik” dan hutang “buruk”. Dikutip dari Investopedia.com definisi hutang “baik” adalah hutang yang memiliki potensi untuk meningkatkan kekayaan bersih dan kehidupan seseorang seperti pendidikan (secara umum semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin besar potensi penghasilan mereka) atau pembelian rumah atau properti. Hutang “buruk” memiliki definisi sebaliknya, yaitu peminjaman uang untuk membeli aset yang terdepresiasi dengan cepat atau sekadar memenuhi kebutuhan dan kesenangan sesaat. Contohnya pembelian pakaian maupun hutang dari penggunaan kartu kredit.
- Pahami Aturan Mainnya
Prinsip ini mengajarkan bahwa Sahabat tidak perlu mengetahui segala hal tentang keuangan. Tetapi Anda perlu tahu ke mana harus mencari informasi yang penting bagimu. Ini artinya Sahabat harus membaca dan memahami semua kontrak yang dimiliki dan bila perlu bertanya pada profesional dan konsultan keuangan.
- Aturan Selalu Berubah
Dicontohkan dalam buku “Money Mastery” telah terjadi sebanyak 1.200 perubahan dalam satu tahun pada undang-undang pajak di Amerika Serikat. Secara umum aturan atau perundangan kerap berubah. Untuk itu Sahabat pun harus mampu mengatasi perubahan yang mungkin terjadi. Terbukalah untuk mempelajari informasi baru yang bisa berperan penting untuk kesuksesan Anda.
7. Selalu Melihat Gambaran Besar
Rencanakan kehidupan yang Sahabat inginkan di masa depan mulai dari sekarang! Kita tidak bisa menjadi kaya tanpa terlebih dahulu melihat di mana posisi kita sekarang dan kemana kita ingin pergi. Tanpa ada tujuan jangka panjang, Sahabat akan sulit untuk membuat keputusan keuangan yang bertanggung jawab. Sebaliknya, dengan memiliki tujuan yang jelas dan spesifik Anda akan membuat keputusan pengeluaran uang yang lebih bertanggung jawab. Pengeluaran yang tidak hanya akan membawa kebahagiaan untuk Anda sekarang tetapi juga akan membantu membangun masa depan yang lebih cerah.
- Organisir Keuangan Anda
Mengatur keuangan berarti mengetahui di mana dokumen penting berada, memiliki rencana warisan untuk orang yang dicintai dan mengetahui bagaimana cara yang baik untuk melindungi aset dari pajak berlebih, litigasi maupun pencurian.
- Memahami Perpajakan
Cari tahu aturan perpajakan yang berlaku. Mengetahui aturan perpajakan akan membebaskan dan memberdayakan Anda.
- Putarlah Uang Anda
Prinsip terakhir ini dapat berjalan bila kesembilan prinsip lainnya telah dipahami dan dijalankan. Uang yang bergerak dapat menciptakan lebih banyak uang. Melalui prinsip ini kekayaan benar-benar dibangun dan dipercepat.
Wah, menarik sekali ya 10 prinsip keuangan ini. Sekarang saat untuk menerapkannya dan miliki kehidupan keuangan yang lebih baik. Semangat mencoba, Sahabat Origin!


Recent Comments